Selasa, 05 Mei 2009 0 Comments

Sistem Pakar Evaluasi Kelayakan Kredit

Akhirnya setelah menghabiskan waktu hampir setahun berproses, skripsi saya sudah memasuki babak akhir. Ingin rasanya kemudian skripsi yang meski belum final ini saya terbitkan dalam blog dengan maksud semuga menjadi periksa bagi mahasiswa-mahasiswa lain atau orang lain yang tertarik dengan sistem pakar.

Overview
Secara sederhana skripsi saya lahir dengan latarbelakang ingin memudahkan pihak pemilik usaha kecil yang memiliki potensi untuk memperoleh kredit namun terbentur dengan rendahnya pengetahuan tentang prosedur pengajuan kredit maupun aspek-aspek yang menjadi penilaian dalam analisa kredit. Goal dari sistem pakar yang saya kembangkan ini adalah memberikan rekomendasi penilaian terhadap proposal kredit yang diajukan oleh Pemilik usaha sekaligus memebrikan saran perbaikan-perbaikan. Sistem Pakar dikembangkan dengan menggunakan bahasa PhP dan mySQL sebagai pengembangan databasenya. Kemampuan sistem pakar ini setara dengan Account Officer (AO) yaitu personel dari Bank yang bertugas melakukan analisa kredit. Karena semua basis pengetahuan sistem pakar dibangun dengan akuisisi pengetahuan AO melalui diskusi, wawancara, dan studi kasus per kasus.


Sistem Pakar Evaluasi Kelayakan Kredit Usaha Kecil (SPEKUK) merupakan sistem pakar dengan metode inferensi forward-chaining (runut depan), sehingga dalam menarik kesimpulan diawali dengan melakukan pengecekan kondisi "IF" jika terpenuhi maka "Then" akan diaktifkan (Premis --> Konklusi).
SPEKUK hanya dirancang dalam bentuk prototipe dan hanya mengakomodir 20 rule.Meskipun demikian InsyaAllah SPEKUK sudah mampu mencapai kesimpulan dan memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan.



Halaman Awal


The System
Saya akan berikan ilustrasi bagaimana SPEKUK berkerja. Asumsikan saja anda sebagai pengusaha dengan unit usaha kecil yang anda rintis sedang berkembang sehingga anda berniat melakukan ekspansi. Ekspansi yang anda lakukan membutuhkan tambahan modal yang tidak sedikit maka anda membutuhkan bantuan pihak ketiga yaitu Bank atau BPR. Namun yang jadi masalah Anda ternyata tidak terlalu paham dengan kredit dan tidak tahu apa yang harus anda persiapkan untuk menghadapi analisa kredit. Atau mungkin anda ingin tau dengan keadaan Unit usaha yang anda miliki saat ini apakah bisa memperoleh kredit. Maka anda kemudian menggunakan SPEKUK untuk berkonsultasi...
SPEKUK kemudian akan memberikan sejumlah pertanyaan yang harus anda jawab dengan jujur dan apa adanya sebab kesimpulan yang muncul sangat tergantung pada jawaban yang anda berikan. (Tanda (V) adalah ilustrasi jawaban yang anda pilih)




Halaman Konsultasi SPEKUK



1. Apakah Pemohon Memiliki Keahlian Yang Sesuai?

a. Ya (V)


b. Tidak

2. Apakah Pemohon Pernah Terlibat Perkara Kriminal?

a. Ya


b. Tidak (V)

3. Apakah Pemohon Pernah Terlambat Membayar Pinjaman di Bank Lebih dari 1 kali?

a. Ya


b. Tidak (v)

4. Apakah Pemohon Memiliki Jaminan Yang Dapat Dijaminkan?

a. Ya


b. Tidak (v)


Maka Kemudian setelah SPEKUK merasa data yang diperoleh telah cukup untuk menarik kesimpulan akan muncul jawaban sebagai berikut :

Hasil Konsultasi



Proposal Anda Ditolak [ CNF = 80]

Jaminan Yang Utama Adalah Usaha Anda, apabila Usaha Anda Cukup Berhasil, Maka Pihak Bank Berkemungkinan Mempertimbangkan Permohonan Kredit Anda. Hanya saja Apabila Kemudian Disetujui Maka Pihak Bank Akan Sangat Ketat Mengawasi Jalannya Usaha Anda


Rekomendasi dari Pakar :

1). Mencari Bantuan Lembaga Penjaminan (Askrindo)


2). Mencari Bantuan Pihak Lain untuk Menyediakan Jaminan Bagi Anda



Dengan demikian maka dapat diambil kesimpulan bahwa Usaha Anda Ditolak 80% dengan Pertimbangan dan Rekomendasi dari Pakar seperti yang tercantum diatas.

Further Suggestion
Sistem Pakar merupakan subject yang menarik untuk dilakukan studi dan pengembangan, di Indonesia belum banyak penelitian tentang Sistem Pakar dan tidak perlu kuatir bagi mahasiswa eksak maupun sosial semua memiliki kemampuan untuk menyusun sistem pakar. Sistem Pakar pada tahun-tahun yang akan datang akan menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk mempermudah manusia dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
SPEKUK sendiri bukannya tanpa cacat, SPEKUK masih bisa dikembangkan dari segi akuisisi pengetahuan maupun user interfacenya. Kalau mau lebih keren lagi pake metode skoring dari ADB untuk penentuan layak tidaknya proposal kredit. Teknik Skoring ini lebih reliable dan makesense buat keadaaan riil.

Semuga Bermanfaat

Kamis, 02 April 2009 0 Comments

Postingnya Sekarang Berenangnya Udah kemaren


Gimana Kerasakan Segernya ..

Setelah Hampir beberapa tahun saya absen berenang akhirnya pada hari Sabtu yang cerah di Bulan Maret 2009 saya menginjakkan kaki di Pemandian Lembah Dieng. Hawa yang sejuk dan air yang bening membuat hati ini tak sabar untuk segera mengenang kembali masa-masa latihan renang dulu jaman SMP dibawah asuhan Pak Min. Berbekal kolor baru dan kaca mata renang yang mengharuskan saya merogoh kocek sekitar 70 ribu rupi'i, saya benar-benar siap nyebur.
Spesifikasi pemandian Lembah dieng memang bisa dibilang "Pas", lebarnya sekitar 25 meter dengan panjang sekitar 50-60 meter. Kedalamannya juga lumayan antara 1,3 meter hingga 4 meter. Pokoknya ini kolam renang bukan buat berenangnya anak-anak.
Setelah pemanasan dan peregangan sedikit,byur..langsung deh penyesuaian dengan kolam. Kagok juga awalnya mengingat nyebur di kedalaman 2,3 meter berusaha cari pegangan gitu. Kaca Mata renang yang baru merek "Cepekdo" ini butuh di-adjust berkali-kali biar pas dengan ukuran kepala. Maklum seumur-umur baru pertama nich pake barang begituan, biasanya gak pernah pake,hehehe.. Tapi sangat dianjurkan buat kalian yang mau berenang agar memakai kacamata renang atau yang akrab di sebut "Goggle", karena akan mengurangi kepedihan saat "melek" dalam air. Emang cuma ikan yang gak pedih "melek" dalam air, buktinya belum ada tuh ikan beli "goggle" .

Akibat bertahun-tahun absen dari dunia air maka gaya yang saya ingat betul adalah gaya katak. Gaya katak adalah gaya super standar yang jelas gak bisa head-to-head sama gaya bebas. Sangat cocok digunakan saat diving, ya iyalah masak diving pake gaya bebas!?


Keselek Air Kolam Gak enak banget Jangan Sering-sering !

Oya selain memakai "gogle" standar saya juga memakai peralatan "diving-divingan" punya kawan saya cico namanya. Asik banget sebenarnya tapi ya kalau air sudah masuk selang pernapasan gak cuma keselek tapi ya diminum aja deh dari pada karam di tengah kolam kan gak lucu kalau pas di 4 meter..Gak bisa cari pegangan.

Setelah berhasil premiere dengan gaya katak saya juga coba gaya bebas. Gaya bebas ini masih versi coba-coba mengingat dulu Pak Min waktu ngewarisin gaya bebas masih blum 100%. Saya jadi bener-bener gaya sebebas-bebasnya dan semirip-miripnya dengan gaya bebas yang sesungguhnya.

Mantab bukan aksi saya yang satu ini

Memang menyenangkan berenang itu, saya mau gak mau harus bisa renang hal ini akibat dari derita asma sewaktu masih kecil. Kata Dokter dulu "Kamu kalau mau sembuh dari Asma harus berenang!". Tapi jaman dulu berenang tidak menyenangkan, mungkin karena lebih kepaksa kali ya, jaman di Slembat (sekarang jadi Malang Olympic Garden) saya ambil 3 jam les renang. 1 jam berenang, 1 jam berendam di air, 1 jam makan bakso. hehe..Mungkin gara-gara Allah masih sayang sama saya akhirnya meski kebanyakan berendam di kuah bakso tapi saya ya sembuh dari asma. Nah loh! ini akibat bakso atau akibat renang?!?

Berenang Harus Berame-rame Kalau Sendirian Gak Seru


Berenang ternyata memiliki banyak khasiat lho, berdasarkan penelusuran saya di sini kurang lebih berenang itu dapat :
1. Membakar Lemak
Jangan seneng dulu, kalau berenang cuma senen-kamis ya gak singset-singset banget lah, tapi lumayan daripada gak sama sekali.
2. Minim resiko Cedera
ahh yang ini bo'ong saya sering banget kram! ehhh ternyata dijawab begini

“Kendati demikian, ada beberapa hal yang tetap harus diperhatikan sebelum, saat, dan setelah berenang. Misalnya, supaya tubuh tidak ‘kaget’, Anda dianjurkan melakukan gerakan pemanasan dan pendinginan. Mulailah dengan gerakan-gerakan ringan, seperti mengayunkan tangan dan kaki atau berjalan-jalan di sekitar kolam renang selama 10-15 menit.Gerakan pemanasan dapat mencegah kram otot sekaligus juga berfungsi untuk meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung secara bertahap. Sebaliknya, Anda juga harus melakukan gerakan pendinginan setelah berenang, agar suhu tubuh dan detak jantung tidak menurun secara drastis,” kata dr. Tanya, menambahkan.

koq pas banget sih Dok makasih ya jadi malu..
3. Baik untuk pederita sakit pernapasan
Nah ya kayak saya dulu itu..

Signor Ivan Jauh-Jauh dari Venezia buat Berenang bersama kami..hehe

Saran saya silahkan anda mulai berenang dan menyukai berenang seperti saya, tapi buat yang kulitnya item manis kayak saya ya kalau berenang jangan ampe kesiangan ntar gosong. Lembah dieng uang masuknya Rp.8000 (dengan tampang pelajar) dan Rp.15.000 (dengan tampang bukan pelajar).

Kenapa ya ada peribahasa centang perenang, kenapa gak contreng?!

Rabu, 01 April 2009 0 Comments

Journal 06: Petuah Hidup

Pembaca yang budiman setelah sekian hari sengaja tidak memposting dulu untuk memberi eksposure buat postingan Belanda maka akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan menulis kembali.

Kali ini tidak banyak tulisan yang akan saya share dengan pembaca sekalian tapi gambar dibawah ini yang akan bercerita banyak kepada anda semua.




Bahasa Indonesia nya kurang lebih begini :
" Hidup untuk mengumpulkan bekal untuk hari besok (kematian.red), Dunia ditumpuk-tumpuk (maksudnya mungkin numpuk harta.red) padahal besok belum tentu dapat (maksudnya ngejar harta belum tentu dapat tapi udah pasti mati.red) justru harta yang ditumpuk malah mukulin kita besok"


Sungguh bahasa Indonesia yang cerai-berai pemirsa :D hahaha..
Silahkan diambil hikmahnya..




 
;