Senin, 12 Januari 2009

Taste Like Bitter Wine (10 Januari 2009)


Prelude

For some reason, kadang berasa cukup sampai disini yang bisa aku lakukan. I can't make any further progress anymore. Semua kesalahan semua kebodohan semua kecerobohan dibayar disini saat ini..sampai bikin kompleks problem yang akarnya sendiri sudah gak jelas keberadaannya. Kalau sampai saat ini masih ada optimisme mungkin cuma cukup buat aku saja, semua sudah fed up kali. Baru kali ini rasanya aku bisa menggigil dalam sepi, dingin yang sampai-sampai bisa mengusir semua mimpi-mimpi. Rasa-rasanya ingin me-restart kehidupan dari titik awal lagi biar aku bisa fixing all. Atau kalaupun gak memungkinkan, ingin rasanya tidur dan begitu membuka mata aku terlahir di titik nol (makin gak mungkin!).
Dari titik ini aku sama sekali gak bisa melihat kedepan..pandangan serasa terus tertunduk, mungkin ini matinya seorang pemimpi. Yang muncul justru kilasan-kilasan masa lalu.
Meskipun sebenarnya gak tahu apa yang harus aku tulis saat ini, tapi aku paksain untuk menulis semua yang terlintas. Siapa tahu ada jawaban dari hati, mungkin juga tak muncul saat ini, paling tidak i've tried to capture moment inilah saya jujur dan apa adanya. The Luckiest Man in Town yang masih mencoba merasa beruntung diberi rasa-rasa gagal dan hancur.
Kalau harusnya tubuh ini in one piece, mungkin pagi ini raganya one piece tapi soulnya cut in to thousand pieces. What a pathetic person i am..menulis dihinggapi sepi pada sebuah media bernama blog (haha..tersenyum aku dibuatnya).
Daripada hatiku beku,blog!
Mungkin inilah jaman teknologi, abad 21
begitu ingin aku berbagi
cuma ada blog yang menemani..thx anyway,blog

I can convince others but i can't convince her..
i'll be waiting?
For what?
For You!
For Me?
i'll run with you..
take my hand now..
No you can't!
why?
you just can't!!
then i'll stay for you..


Love left me stranded at the station and the last train's gone by
What was once holy water tastes like bitter wine
Your love was my salvation, it could always get me high
You take the bath of holy water, now all that's left is bitter wine

0 Comments:

Posting Komentar

 
;